|
|
|
Praburoro adalah suatu bentuk drama tari yang lakon-lakonnya bersumber dari hikayat Amir Hamzah yang membawakan cerita-cerita dari Tanah Persi yang masuk ke Indonesia bersama dengan masuknya kebudayaan Islam ke Indonesia. Jenis kesenian ini disebut Praburoro karena sering membawakan lakon dengan tokoh Roro Rengganis yang arenanya disebut Praburoro. Kesenian ini dimainkan oleh 40-50 orang dalam 3 grup dengan diiringi gamelan Jawa bernad slendro. |
|
|
Kesenian Tradisional Mocoan Pacul Gowang |
|
Di lingkungan kehidupan masyarakat Blambangan terdapat semacam kebiasaa seni baca yang dikenal dengan istilah "Mocoan". Kesenian ini dimainkan oleh 7-8 orang dalah satu grup. diiringi dengan kendang, biola, gong dan kluncing. Semua teknik pelaksanaan seni baca ini sama dengan pelaksanaan Mocoan dalam bentuk aslinya, yaitu membaca dengan menggunakan irama lagu mocopat seperti Kasmaran, Arum-arum, Derma, Pangkur, Sinom, dan sebagainya dengan dilakukan menurut versi Blambangan. |
|
Angklung merupakan kesenian khas Banyuwangi. Kesenian ini dimainkan oleh 12 sampai 14 orang. Instrument musiknya terdiri dari Saron, Kendang dan Gong. Sebagian besar peralatan yang digunakan berasal dari bambu. Angklung memiliki beberapa macam, yaitu: Angklung Caruk, Angklung Tetak, Angklung Paglak, Angklung Dwilaras, dan Angklung Blambangan. |
|
|
Kesenian Tradisional Kuntulan |
|
Kesenian kuntulan ini sering disebut terbang kuntul. Pada dasarnya sama dengan kesenian Bordah yaitu dengan instrument pokoknya adalah rebana namun kuntulan ini rebananya lebih banyak dan dilengkapi dengan kendang, kethuk, jedor/bedhuk dengan 3 macam ukuran, gong dan organ. Kuntulan dilakukan oleh 20-24 orang dalam 56 grup. |
|
Kesenian Tradisional Damarwulan |
|
Pemberian nama Damarwulan pada kesenian ini diambil dari lakon yang biasa dipentaskan yaitu suatu cerita yang bersumber pada perlawanan antara Minakjinggo dan Damarwulan. Melihat ceritanya, maka jelas bahwa kesenian ini bersumber pada bentuk langendarian yang lahir di lingkungan Keraton Jogjakarta pada tahun 1876. Dimainkan oleh 40 - 50 orang dalam 4 grup. |
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 3 |