SAS Salurkan Dananya Untuk Kedipan Teman Sebaya

10-07-2012

altBANYUWANGI –Nyata dan pasti, upaya pemkab dalam mengentaskan kemiskinan di Banyuwangi  satu persatu mulai terentaskan, salah satunya lewat jalur pendidikan. Di Tahun ajaran baru 2012/2013 ini Dinas Pendidikan kembali membuat inovasi baru, yakni mengangkat anak-anak miskin yang tidak bisa sekolah untuk sekolah kembali lewat program Kedipan Teman Sebaya.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Drs Sulihtiyono, Kediapan Teman sebaya ini, adalah program mencari anak-anak miskin yang tidak bisa sekolah lewat anak-anak. Artinya, pemkab meminta anak-anak mencari teman-teman sebayanya  yang tidak bisa bersekolah untuk diajak sekolah kembali. “Mengapa anak-anak. Kalau anak-anak pasti tahu siapa temannya yang tidak melanjutkan. Lha dari temuan anak-anak tersebut, pemkab segera mengambil mereka  untuk disekolahkan dengan biaya gratis. Program ini berlaku mulai jenjang Sekolah Dasar hingga tingkat SLTA,” ujar Sulihtiyono.

Untuk program ini, terang Sulih, pemkab tidak perlu menganggarkan dana  khusus  untuk Kedipan Teman Sebaya. “Cukup melalui dana SAS yang telah terkumpul. Karena dari kalkulasi yang telah masuk, di tahun 2012 ini, SAS yang terhimpun dari seluruh sekolah di 24 kecamatan ada cukup besar. Bayangkan kalau tiap kecamatan minimal Rp 50 juta sudah berapa? Dari dana ini nanti akan kita pergunakan untuk membiayai Kedipan Teman Sebaya ini,” terang Kadispendik.

Selain itu, kata Sulih, untuk membantu mengentaskan anak-anak miskin di Banyuwangi pemkab akan memaksimalkan dana-dana bantuan pemerintah seperi BOS SD,SLTP dan BOM untuk SLTA dengan dengan semestinya. Sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan anak-anak sekolah di Banyuwangi. (Humas dan Protokol)