Meriahnya Karnaval Pelajar Dirasakan Masyarakat Banyuwangi

31-08-2012

alt

BANYUWANGI – Kemeriahan karnaval pelajar dalam rangka peringatan HUT ke 67 Republik Indonesia di Banyuwangi  dirasakan oleh  masyarakat Banyuwangi kemarin, Kamis (30/8). Ribuan orang memadati tepi-tepi jalan sejak pukul 12.00  WIB, hanya untuk menyaksikan para  pelajar dari SMP/MTs, SMA/SMK dari Kecamatan Kota Banyuwangi, Giri, Glagah dan Kalipuro serta beberapa  Perguruan  Tinggi  yang tumpleg bleg dengan performancenya di sepanjang rute. Yakni mulai Jl. Ahmad Yani -  Jl. PB. Sudirman - Jl. Susuit Tubun - Jl. Diponegoro – Finish di depan Gesibu Blambangan. Barisan yang cukup panjang dengan tampilan yang beragam dan atraktif tersebut membuat acara baru berakhir diatas  pukul 17.00 WIB .

alt

Bupati Anas, dalam sambutan pembukanya ketika melepas  barisan peserta karnaval mengharapkan, melalui kegiatan karnaval yang bertepatan dengan bulan Syawal dan momen 17 Agustus ini, masyarakat Banyuwangi bisa semakin meningkatkan semangat juangnya dalam menjalani hidup  dan selalu menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Di perhelatan rutin dalam rangka peringatan kemerdekaan   tersebut,  Bupati juga mengingatkan  khalayak luas agar tidak ketinggalan momen-momen besar Banyuwangi selanjutnya. Diantaranya pelaksanaan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) – 2 bertemakan Re-Barong Using pada 18   November dan Tour d’Ijen yang akan dilaksanakan pada 7,8,9 Desember mendatang.

Diawali dengan penampilan drum band Korsik (Korps Musik) Pemkab, secara berturut-turut barisan di belakangnya mengikuti.Beberapa  sekolah  tampil dengan membawakan drum band, diikuti penampilan kostum  yang memvisualisasikan  masa pra kemerdekaan, proklamasi, orde baru dan era reformasi. Selain itu ada pula ragam pakaian adat dan budaya Bhinneka Tunggal Ika, perjuangan dan seni, serta profesi dan olah raga. Tak ketinggalan, berbagai kesenian juga ditampilkan, diantaranya seni  tari nusantara, puter kayun, barongan, atraksi berkuda serta  fragmen perjuangan.

Menariknya, beberapa turis asing asal Perancis dan Chekoslowakia  juga menyempatkan diri untuk menyaksikan kegiatan ini langsung dari depan Pemkab, lengkap dengan kameranya. Mereka berencana akan naik ke Wana Wisata Kawah Ijen pada hari Jum’at (31/8). (Humas & Protokol)