Bupati Ajak Umat Hindu, Bersama Membangun Banyuwangi

22-04-2013

Banyuwangi - Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas sangat bangga kepada umat Hindu di Banyuwangi yang mampu hidup berdampingan dengan umat agama lain. “ Kita bisa duduk bareng dan berdampingan meski berbeda keyakinan dan agama,” demikian ungkap Bupati.  Sehingga jika terus dipelihara akan menjadi modal dasar yang kuat bagi  pembangunan Banyuwangi. “ Semoga tahun baru ini bisa memberikan secercah harapan untuk Banyuwangi lebih baik,” tambah Bupati. Dengan semangat  kebersamaan antar sesama bisa membawa perubahan bagi kelangsungan umat beragama di Banyuwangi, ” Mari bersama-sama bekerja keras untuk Banyuwangi yang lebih baik,” tegas Bupati dalam peringatan Dharma Santi Nyepi tahun baru Saka 1935 di Gelanggang Seni dan Budaya (GESIBU) Blambangan (20/4).

Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan umat Hindu itu,  Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan Banyuwangi yang aman, damai dan bermartabat menuju masyarakat yang bahagia serta sejahtera. “Pembangunan adalah tugas bersama yang wajib dilakukan oleh segenap masyarakat. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tidak akan sanggup menjalankan roda pemerintahan dengan baik tanpa peran serta aktif seluruh elemen masyarakat”, Kata Bupati.

Sementara Ketua Parisada Hindu Indonesia (PHDI) Provinsi jatim (Jatim), Sutantra, mengatakan kalau seluruh umat manusia bisa bersatu dan bergandengan tangan, “ Mari bangkit dengan rasa tinggi demi persatuan dan kesatuan umat, “ ujarnya. Sutantra menambahkan toleransi antar sesama juga diperlukan melalui sikap saling asah asih asuh.

Ditemui usai acara, Ketua Panitia, Made Sutrisna mengatakan kegiatan ini meruapakan puncak rangkaian hari raya nyepi, dan acara ini juga sebagai momen silaturahmi antar umah Hindu. “ Ini puncak dari seluruh kegiatan dan kami berkumpul untuk berdo’a bersama, “ kata Made. “ Kami semua mengapresiasi  Bupati Azwar Anas yang rutin menghadiri dharma shanti hingga saat ini, “ ujarnya.

Dalam acara tersebut hadir pula pengurus PHDI provinsi Jawatimur dan Provinsi Bali, Juga perwakilan Kabupaten di  Provinsi Bali. Di akhir acara para umat hindu berdoa bersama dengan khidmat, dan mereka juga mendoakan Banyuwangi supaya kondisi aman, tentram dan damai tetap terjaga. (Humas dan Protokol)