BPBD Kumpulkan Relawannya, Tingkatkan Kapasitas Penanggulangan Bencana

29-04-2013

BANYUWANGI – Lantaran Banyuwangi dikenal sebagai supermarket bencana – disebabkan  potensi kerawanan bencananya yang beragam mulai dari gunung meletus, tsunami, angin puting beliung, tanah longsor  -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi mengumpulkan para relawannya  dalam bimbingan teknis temu relawan penanggulangan bencana Kabupaten Banyuwangi, Senin (29/4). Pertemuan yang dijadikan ajang peningkatan kapasitas relawan agar dapat bekerja dengan terkoordinasi, efektif dan efisien atas dasar kesukarelaan itu dibuka oleh Sekretaris Kabupaten, Slamet Kariyono.

 Dijelaskan Sekkab, dalam Peraturan Kepala BNPB Nomor 17 tahun 2011  tentang Pedoman Relawan Penanggulangan Bencana tertuang seluruh peran, hak dan kewajiban relawan dalam menjalankan fungsi kerelawanan pada saat pra bencana, dalam masa tanggap darurat dan saat rehabilitasi rekonstruksi pasca bencana. “Pemkab Banyuwangi sangat mengapresiasi kegiatan yang  juga menjadi sarana menjalin komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antar relawan ini,”ujar Sekkab yang juga ex-officio Kepala BPBD Kabupaten Banyuwangi. Menurutnya,  Pemkab memang harus menyiapkan langkah antisipasi, sehingga kalau ada bencana, semua pihak  sudah siap. “Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik antara relawan, antar SKPD dan aparat TNI/Polri, maka pihak-pihak tersebut ketika bencana terjadi, sudah tahu siapa harus melakukan apa,”tambah Sekkab.

Sementara itu, menurut Ketua Pelaksana BPBD  Wiyono, kegiatan  yang dilaksanakan selama dua hari ini (29 – 30/4)I , pada hari pertama diikuti 100 peserta, dan pada hari kedua juga diikuti peserta dengan jumlah yang sama namun dengan orang-orang yang  berbeda. Mereka berasal dari unsur relawan binaan Dinas Sosial, yakni Tagana; relawan binaan Dinas Kesehatan, yakni PMI; relawan dari institusi lain seperti GMNI, HMI, Senkom, LDII, LPP-NU, dan Muhammadiyah, serta  pelibatan siswa SMA dan mahasiswa dari 12 universitas yang ada di Banyuwangi. Nara sumber kegiatan ini sebanyak 4 orang yang berasal dari BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten Banyuwangi. Mereka membawakan materi tentang Peran BPBD dalam penanggulangan bencana; Manajemen Penanggulangan Bencana; Konsepsi Kebencanaan; dan eran Relawan dalam Kebencanaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi persiapan bagi para relawan, mengingat Oktober 2013 mendatang, Banyuwangi ditunjuk jadi  tuan rumah pelaksanaan temu relawan bencana  se – Indonesia. (Humas & Protokol)