BAZ Capai Rp 800 Juta, 2012 Targetkan Biayai 20 Siswa Miskin Hingga Perguruan Tinggi

29-12-2011

BANYUWANGI – Sejak digulirkannya kebijakan Bupati Abdullah Azwar Anas untuk menghimpun Zakat PNS (Pegawai Negeri Sipil) melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Banyuwangi, hasil yang dicapai BAZ naik secara signifikan dari tahun tahun sebelumya. Itu terlihat dari jumlah perolehan BAZ, sepanjang  tahun 2011, berhasil menghimpun dana ZIS (zakat, infak, shodaqoh) hingga sebesar 800 juta rupiah.

Jumlah dana BAZ sebesar itu langsung diberikan kepada 1100 warga miskin yang tersebar di seluruh Kabupaten Banyuwangi. Pemberian dibagi dalam dua tahap,  yang pertama beberapa waktu lalu sebesar Rp. 242 juta. Yang kedua sebesar Rp. 259. 500.000 diserahkan Rabu (29/12) di Pulau Santen oleh Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko didampingi Ketua BAZ Kab. Banyuwangi Drs. Ec. Sukandi, MM.

Pemberian zakat tersebut dirupakan dalam bentuk zakat sejahtera berupa bantuan kambing senilai Rp. 40 juta untuk 40 orang, yang diserahkan Ketua Tim Penggerak PKK, Ny.Fiestiandani Azwar Anas, bersama Wabup, Sekkab dan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Banyuwangi. Lalu Zakat Cerdas sebesar 25 juta untuk 50 anak yatim.  Bantuan konsumtif untuk  400 fakir miskin sebesar 80 juta. Tambahan Modal Usaha sebesar 50 juta untuk 100 orang fakir miskin. Bantuan perbaikan rumah sebesar 60 juta untuk 10 orang fakir miskin dan pemberian bantuan kepada TPQ sebesar Rp. 4,5 juta.

Menurut Ketua Pelaksana BAZ Kab. Banyuwangi, Drs. Ec. Sukandi, MM yang juga Sekkab, penghimpunan dana BAZ  merupakan salah satu  upaya mendukung program Bupati dalam rangka mengurangi angka kemiskinan. “ Alhamdulillah dana BAZ yang kami himpun jumlahnya terus naik dari waktu ke waktu, dengan begitu semakin banyak masyarakat miskin yang bisa kita bantu,” tutur Sekkab.

Peningkatan  jumlah dana BAZ tersebut, menurut Sekkab tidak lepas dari dukungan Bupati yang berkomitmen mendorong agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Banyuwangi  menyalurkan ZIS secara rutin melalui BAZ. Selanjutnya Sekkab berharap perolehan dana BAZ terus meningkat sehingga apa yang diprogramkan pemkab kedepan untuk memutus mata rantai kemiskinan bisa tercapai. Salah satu program yang digagas oleh BAZ untuk tahun 2012 adalah Beasiswa Cerdas kepada 20 orang  untuk bisa sekolah hingga sampai perguruan tinggi. “ Ini harus bisa terwujud karena kita punya sumber daya perolehan BAZ dari jumlah PNS yang ada di Banyuwangi untuk bisa mendukung program tersebut,” ungkap Sekkab.

Saat ini, papar Sekkab, jumlah PNS yang sudah menyisihkan zakat profesinya melalui BAZ baru mencapai 15 persen dari  14.000  jumlah total PNS.  “ Bayangkan kalau separoh saja PNS yang menyisihkan zakat profesi melalui BAZ, insyallah kita mampu memutus mata rantai kemiskinan di Banyuwangi,” kata Sekkab.

Selain hal diatas, Sekkab juga membandingkan perolehan BAZ dari tahun ke tahun, yakni pada tahun 2008 perolehan dana BAZ sebesar Rp. 67 juta, tahun 2009 sebesar 89 juta. Baru pada tahun 2010 mulai mengalami peningkatan yang berarti sebesar  Rp. 287 juta hingga tahun 2011 BAZ mencapai Rp 800 juta. “ Nilai ini melampaui target awal yang sebesar 500 juta rupiah,” ujar Sekkab. (Humas dan Protokol)