Desa Kebondalem Dipenuhi Tanaman Toga, Pukau Tim Penilai

24-03-2012

BANYUWANGI –  Persiapan yang telah dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi dalam Lomba Pemanfaatan Toga Nasional  ternyata tidak sia-sia, sebab tim penilai lomba sangat mengapresiasi antusiasme warga yang memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam berbagai macam tanaman Toga. Hal itu terungkap saat Tim Penilai Lomba Toga Nasional, turun langsung ke lapangan di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo (24/3).   

Menurut Ketua Tim Penilai Lomba Toga Nasional, Susi Subekti, sejak ia bersama ronbongan masuk ke Desa Kebondalem, suasana hijau pekarangan rumah warga yang ditanami berbagai macam tanaman toga sangat terasa. Ia berharap ini merupakan wujud kesadaran warga akan manfaat tanaman Toga bagi keluarga. “Saya lihat dari jalan masuk desa banyak warga menanam tanaman toga. Semoga keguyuban ini tidak hanya terjadi pada momen lomba, tapi karena kesadaran masyarakat akan kebutuhan tanaman obat, “ harapnya.

Sementara itu menurut Ketua Tim Penggerak PKK  Ny. Dani Azwar Anas, munculnya kesadaran warga dalam penanaman tumbuhan Toga di Pekarangan selain dari  pendampingan yang dilakukan oleh  kader-kader PKK juga berkat kerjasama dengan Dinas Pertanian, Perkebunan dan  Kehutanan Banyuwangi. “ Dalam kerjasama tersebut Dinas Pertanian memberikan penyuluhan kepada kelompok wanita tani dan buruh serta bantuan bibit tanaman sayuran, buah dan toga, “ imbuhnya.

Ny. Dani juga menyampaikan kalau masuknya Kabupaten Banyuwangi dalam nominasi katagori pemanfaatan hasil toga merupakan hasil kerja keras dari masyarakat, tim penggerak PKK, serta Pemkab Banyuwangi. “ Bukan sekedar menjadi pemenang lomba namun saya berharap semoga momen ini bisa menumbuhkan pengetahuan kita akan pemanfaatan pekarangan rumah yang ternyata sangat berharga. Tidak hanya tanaman toga, pekarangan rumah juga bisa kita manfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya seperti sayuran, cabai, tomat,” terang Ny. Dani.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko. Wabup mengapresiasi kerja keras Tim Penggerak PKK dan warga desa Kebondalem dalam mempersiapkan lomba ini. “ Saya yakin dengan  partisipasi kerja keras masyarakat,  Banyuwangi akan bangkit dan semakin harum namanya di tingkat nasional, “ kata Wabup. Wabup juga mengharapkan PKK Kabupaten Banyuwangi terus bersinergi dengan Pemkab untuk mensejahterakan masyarakat.

Sekedar diketahui, Lomba PKK Tingkat Nasional diikuti oleh 400 Kota dan Kabupaten se Indonesia. Kegiatan tersebut dalam rangka hari kesatuan gerak PKK yang dirangkai dengan  bulan bakti gotong royong masyarakat serta hari keluarga tahun 2012. Dari 400 kota dan kabupaten yang menjadi peserta hanya 6 yang lolos seleksi. Salah satunya adalah Kabupaten Banyuwangi yang masuk pada katagori pemanfaatan hasil tanaman obat keluarga (TOGA) tingkat nasional. (Humas Protokol)