• Seblang
  • Tari Gandrung
  • Kesenian Kebo Keboan

BANYUWANGI DIANCAM PUTING BELIUNG JAMBEWANGI DAN KARANGBENDO PORAK PORANDA

Bumi Belambangan masih diancam puting beliung. Sebelumnya, angin puting beliung berturut-turut menghajar Kecamatan Sempu dan Kecamatan Rogojampi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi,secara garis besar cuaca selama bulan Maret 2010 masih didominasi hujan. Kondisi cuaca seperti itu diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir Maret 2010 mendatang.

            Kepala BMKG Banyuwnagi, Arif Triono, mengatakan meski hujan mendominasi, volume atau intensitasnya sudah mulai berkurang jika dibandingkan hujan pada bulan Februari 2010. namun demikian, ia tetap meminta masyarakat  Banyuwangi dansekitarnya waspada dengan segala kemungkinan yang terjadi. ”Hingga beberapa hari ke depan, angin kencang masih mengancam beberapa wilayah di Banyuwangi,”katanya.

            Yang perlu diketahui, wilayah Banyuwangi masih berpotensi didera angin kencang dan putting beliung. Hanya saja, BMKG belum bisa memprediksi kapan itu akan terjadi. Untuk tinggi gelombang Laut Selatan diperkirakan mencapai 0,5 meter sampai 1,5 meter. Khusus untuk kawasan penyebrangan di Selat Bali,gelombang laut diperkirakan mencapai ketinggian 0,3 metr sampai 0,8 meter.

            “Ketinggian gelombang tersebut tidak akan berpengaruh banyak terhadap penyebrangan di Pelabuhan Ketapang" ujarnya.

            Khusus di wilayah pegunungan, seperti Kecamatan Glagah, Kecamatan Songgon, Kecamatan Kalibaru, dan Kecamatan Glenmore, curah hujan diperkirakan turun dengan intensitas lebat.”BMKG mencatat, angin bertiup dari barat dengan kecepatan 10 hingga 25 kilometer per jam,”tukasnya.

            Apa yang dikhawatirkan BMKG terbukti. Angin kencang memporakporandakan rumah-rumah di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu dan  di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi. Meski hanya berlangsung sekitar sepulyh menit, hampasan angin cukup membuat puluhan rumah di Karangbendo, rusak. Selain itu, kebun papaya seluas 2 hektare diadesa tersebut juga ludes di sapu angin.

            “rumah saya ambruk dan nyaris rata denga tanah. Kursi,tempat tidur dan meja juga rusak berat. Tak ada yang bisa diselamatkan. Saya hanya bisa pasrah,”tutur yang punya rumah Jumaki,yang juga ketua RT 04 di RW 04 Dusun Karanganyar.

            Sementara puluhan rumah warga lainnya rusak ringan. Genting berantakan,antena roboh,pohon tumbang dan atap rumah yang rusak menjadi gambaran akibat putting beliung ini. Tidak hanya itu,dua hectare kebun pepaya siap panen juga ludes. Untungnya,tidfak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

            Anggota Kodim 0825 Banyuwangi dan anggota Polsek. Rogojampi langsung melakukan pemdataan korban begitu mengetahui terjadi puting beliung. Demikian pula Satuan Pelaksana Penaggulangan bencana (Satlak PB),segera turun  ke lapangan melihat lokasi bencana di Kecamatan Sempu.

            “Kita tinjau lokasi untuk melihat sekaligus menginventarisasi bantuan yang akan kita berikan.”kata Sekretaris Satlak PB Banyuwangi,Abdullah.

            Sesungguhnya, Satlak PB sudah memperoleh data tentang jumlah rumah dan bangunan lain yang tertimpa bencana dari Camat Sempu, Mohammad Luqman. Namun demikian, Satlak PB merasa perlu turun ke lapangan. Kalau berdasarkan data Pak Camat Sempu, kerugian material mencapai Rp 15 juta,”tikasnya.

            Berdasarkan data Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsos Nakertans) Banyuwangi,bencana di Kecamatan Sempu ini mengakibatkan 21 rumah rusak. Empat rumah mengalami kerusakan tingkat sedang,sedangkan 17 rumah rusak ringan.

SUMBER : HARMONI Senin 8 maret 2010

 

 

 
 

Login

Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?

Kurs IDR

8-Sep-2010 / 16:33 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9100.00 8900.00
SGD 6776.45 6603.45
HKD 1171.45 1143.75
CHF 9043.10 8818.10
GBP 14080.00 13718.00
AUD 8347.30 8128.30
JPY 109.23 105.80
DKK 1562.45 1511.55
CAD 8690.50 8456.50
EUR 11560.05 11279.05
sumber: KlikBCA.com